Dikukuhkan Sebagai Duta Pancasila, Inilah Cita-cita Muhammad Fauzan

Harijal - Jumat, 03 Desember 2021 09:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/f9b173122021_dikukuhkansebagaidutapancasila.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia menetapkan 135 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Riau tahun 2021 sebagai Duta Pancasila, di Gedung Daerah Balai Serindit, Kamis (2/12/2021).

Dari jumlah Paskibraka tersebut, untuk Paskibraka tingkat Provinsi Riau berjumlah 37 orang, Paskibraka Kota Dumai 35 orang, Paskibraka Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 33 orang dan Kabupaten Kuantan Singingi berjumlah 30 orang.

Dalam kegiatan itu sejumlah perwakilan Paskibraka Kabupaten/kota dikukuhkan di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Kamis (2/12/2021) petang. Namun, pelaksanaannya dengan jumlah yang terbatas, sehingga sebagian peserta dikukuhkan secara virtual.

Usai pengukuhan dan pembekalan, Muhammad Fauzan yang merupakan perwakilan Paskibraka Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan rasa senangnya tidak menyangka bisa menjadi Duta Pancasila.

"Tentunya saya bahagia, karna tidak semua orang bisa jadi Duta Pancasila sehingga kami yang terpilih ini memiliki beban tersendiri sesuai arahan yang telah diberikan Kepala BPIP Republik Indonesia Yudian Wahyudi," kata Muhammad Fauzan di Gedung Daerah Balai Serindit.

Ia berharap, dengan dikukuhkannya Duta Pancasila di Provinsi Riau, dapat mengajak generasi muda dan teman-teman yang ada disekitar dapat lebih mengenal tentang pancasila dan mengamalkannya.

Awalnya Muhammad Fauzan yang juga santri Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan Kuantan Singingi, mengakui memiliki cita-cita sebagai Dokter namun setelah mengikuti Paskibraka maka ia merasa nyaman dan tertarik untuk melanjutkan pendidikan militer.

"Awalnya bercita-cita menjadi Dokter. Namun, karena saya merasa lebih nyaman di dunia Militer, jadi mungkin saya akan pindah ke Militer untuk melanjutkan pendidikan kedepannya," tutupnya. (MCR)

Berita Terkait

Features

Ternyata Wabup Kuansing Sempat Diperiksa KPK Saat OTT Bupati dan Sekda

Features

Lapas Bagansiapiapi Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Riau

Features

Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing

Features

Hadapi Perang Modern, Panglima TNI Pimpin Pengesahan Doktrin "Perisai Trisula Nusantara"

Features

Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia

Features

Pemkab Bengkalis Gelar Kick Off Bulan Vaksinasi Rabies 2026