Malaysia Buka Peluang Ekspor Ikan Patin Lebih Besar Lagi

Harijal - Senin, 11 November 2019 14:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/11/569d08112019_untitled21.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Riau

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terima kunjungan Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail Raja Muda Perlis, merangkap Tuanku Yang DiPertua Majlis Agama Islam Dan Adat Istiadat Melayu Perlis (MAIPs) di kediaman Jalan Diponegoro, Senin (11/11/19).

Pertemuan ini juga diikuti Yang Amat Berhormat (YAB) Dato' Seri Azlan bin Man, Menteri Besar Perlis. Kemudian Yang Amat Berhormat Tuan Azman bin Mohd Yusof, Setia Usaha Kerajaan Negeri Perlis, Tuan Haji Mohd Nazim  bin Haji Mohd Noor, Ketua Pegawai Eksekutif MAIPs serta Konsulat Malaysia Pekanbaru Kosulat Wan Nursimah Wan Jusoh.

Pada pertemuan ini, antara Gubri dan DYTM Tuanku Syed Faizuddin Putra Ibni Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail Raja Muda Perlis sepakat meningkatkan kerja sama antar potensi kedua negara, khususnya antara Riau dan Perlis. Salah satunya Riau diberi kesempatan mengekspor ikan patin lebih besar ke Malaysia. 

"Berbanding Malaysia ikan patin yang banyak itu ada di Pahang. Di sini nampaknya, suatu kelebihan dan saya lihat ini suatu potensi Riau boleh mengeksport ikan patin di Malaysia," kata Raja Perlis. 

Diakuinya, di negeri jiran Malaysia ikan patin adalah makanan pavorit. Ekspor ikan patin yang didatangkan dari Riau ke Malaysia memenuhi pangsa pasar yang telah berlangsung lama. 

"Pak Syamsuar telah berkongsi mengenai industri dan juga pertanian, begitu saya lihat kehadapan industri terutama sekali ikan patin, di sini nampaknya mencercah sampai 20 ton satu hari. Memang di Malaysia, ikan patin ini memang suatu populer," ujar Raja Perlis.

Selain itu ada juga peluang peleburan yang mungkin dapat dimanfaatkan pengusaha Indonesia, khususnya Riau. Kesempatan ini dapat dijajaki bersama.

Soal pendidikan dan pariwisata juga mendapat perhatian bersama. Diharapkan kedua aspek ini juga antara Riau dan Perlis juga dapat membangun hubungan lebih erat lagi. 

"Dalam hal pendidikan, mahasiswa Perlis juga banyak berkuliah di Riau. Begitu juga sebaliknya pelajar Indonesia di Malaysia. Jadi kita boleh berkongsi bersamaan dalam konteks meningkatkan lagi industri wisata tourism bagi kedua Perlis dan Riau. Soal pelancongan juga mendapat perhatian. Menurutnya, di Perlis banyak kelainan (keunikan)," paparnya. (mcr)

Berita Terkait

Ekbis

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Ekbis

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Ekbis

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras

Ekbis

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Ekbis

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Ekbis

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru