Pengelolaan Pasar Bawah Diminta Kembali ke Konsep Awal

Harijal - Jumat, 27 Juli 2018 07:57 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/07/6fa3fa072018_0000untitled5.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Herman Phili

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kondisi pasar bawah yang kini amburadul, mengundang keprihatinan H. Herman Phili, S.Fil (65). Perwakilan pedagang sekaligus tokoh yang berhasil memediasi para pedagang dengan pengembang itu saat dibangunnya destinasi wisata kota Pekanbaru itu tahun 2000-an silam itu menilai pembangunan pasar tak sesuai konsep awal.

"Sebagai ketua koperasi pedagang ketika itu, saya berupaya memediasi, dan alhamdullilah bisa diterima kedua belah pihak, sehingga pembangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan", ujar Herman Phili yang kini pindah domisili di Jalan Sepakat Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (26/7/18).

Ia menjelaskan, kala itu para pedagang menolak dilakukannya revitalisasi karena masalah harga kios. Hingga pada akhirnya setelah dirinya memberikan pengertian, pèmbangunan pasar bawah pun bisa dilaksanakan

"Sekedar tahu saja, siapapun yang masuk kesana ketika itu tak akan didengar selain orang yang benar benar dianggap tokoh yang dituakan", ujar Hermam Phili seraya mengingat kembali saat pasar bawah belum direvitalisasi.

Herman Phili menjelaskan, sesuai konsep awal pembangunan pasar wisata di era Walikota Pekanbaru Herman Abdullah itu, basement untuk pedagang kaki lima dan parkir. Lantai I untuk pedagang keramik dan barang harian, lantai II buat pedagang pakaian jadi dan lantai III untuk arena permainan anak dan pujasera.

Berbeda dengan kondisi saat ini ucap Herman, pengelolaan pasar bawah dinilai amburadul. Alhasil, pusat perbelanjaan barang-barang antik, aksesories rumah tangga dari dalam dan luar negeri seperti keramik, karpet, lampu-lampu antik dan elektronik ini, kurang diminati akibat pengelolaan yang tidak tertata baik.

Untuk itu, Herman mendesak Pemko Pekanbaru dan instansi terkait agar mengembalikan pembangunan pasar bawah sesuai konsep awal. Sehingga dengan demikian para pedagang di pasar tepi Sungai Siak itu kembali bergairah seperti sedia kala. (fin)

Berita Terkait

Ekbis

Hardiknas 2026, Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya Tekankan 3M untuk Kemajuan Pendidikan

Ekbis

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Ekbis

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Ekbis

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Ekbis

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Ekbis

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar