Diskop dan PT BSP Beri Pelatihan Kewirausahaan Kepada Puluhan UMKM Siak

Harijal - Selasa, 13 Maret 2018 20:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/03/01d46a032018_0000amedium_62b81b032018_img20180313wa0011.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Siak
Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak bekerjasama dengan PT BSP melalui forum CSR memberikan pelatihan Kewirausahaan kepada puluhan pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) di Siak, Selasa (12/3/2018).

SIAK, kabarmelayu.com - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Siak bekerjasama dengan PT BSP melalui forum CSR memberikan pelatihan Kewirausahaan kepada puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Siak, Selasa (12/3/2018).

Melalui pelatihan itu, pelaku UMKM didorong, agar mampu membuat pembukuan yang baik meski dengan cara sederhana. Pelatihan ini diikuti oleh 50 pelaku usaha kecil dan menengah  dari masing-masing kecamatan yang dilaksanakan selama dua hari di hotel Grand Mempura. Sebelum acara, peserta terlebih dulu diajak untuk memahami perihal pembuatan pembukuan usaha secara manual.  

"Kami berharap dengan pelatihan ini pelaku UMKM bisa mengembangkan usahanya lebih besar, dan mereka tidak lagi saat memberikan laporan keuangannya kepada perbankan untuk ketika akan mengajukan pinjaman," sebut Luhur Pradjato narasumber dari Kementerian Koperasi dan UMKM.

Dijelaskannya, meskipun usaha yang dikelola masih skala kecil dan menengah, namun pelaku usaha kecil hendaknya menerapkan manajemen keuangan yang baik sejak awal. Dengan memiliki manajemen keuangan yang baik maka akan mudah untuk mengontrol keuangannya.

Dilain pihak nara sumber dari Balai Pelatihan dan diklat Koperasi dan UKM Propinsi Riau, Yurnalis, menjelaskan dalam pelatihan tersebut, pelaku UMKM diperkenalkan terlebih dulu tentang pembukuan usaha manual melalui empat tahap, yakni dengan melakukan verifikasi bukti transaksi seperti kuitansi pembelian dan penjualan. Langkah selanjutnya adalah pembuatan jurnal dan memasukkan data transaksi pada buku besar.

Dari buku besar tersebut, lanjut dia, pelaku UMKM dapat mengetahui laporan keuangan seperti neraca, laba, dan rugi dari usahanya. "Mereka kenalkan dulu dengan pembukuan manual melalui empat langkah ini, setelah itu kita tingkatkan pengetahuan pelaku UMKM agar bisa memasukkan data pembukuan usaha mereka," tutur Yurnalis.

Kabid Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi dan UKKM Noni Paningsih, mengatakan pelatihan kewirausahaan tsrsebut tentang pembukuan sederhana untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah.

"Pelatihan ini mengajarkan kepada pelaku usaha agar mampu membukukan keuangan usahanya dan dapat membedakan beban usaha dan beban diluar usaha serta menghitung berapa keuntungan perbulannya," ujar Noni sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, Kebanyakan pelaku UKM masih industri rumahan  jadi masih bercampur antara untuk rumah tangga dan untuk usaha. Lewat kegiatan ini diharapkan para pelaku usaha lebih rapi dalam menata usaha terutama dalam hal pembukuan usahanya.

Noni pun tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya, kepada PT BSP yang peduli kepada UMKM Siak sebagai Sponsor dan Forum CSR kab. Siak. "Terima kasih buat perusahaan yang telah membantu dan seluruh tim dari dinas koperasi dan UMKM Kab. Siak," sebut dia.

Menurut salah seorang peserta, Pangki Wiratno, pelatihan tersebut sangat membantu dirinya dan para pelaku usaha lainnya. "Walaupun pengusaha kecil, kami diajari bagaiman bisa mengelola keuangan usaha dengan baik," ujar Pangki.

Pria 36 tahun asal Mempura ini, adalah pelaku usaha kue kering, dengan merek "Makmur Jaya". Dirinya merintis usaha tersebut sejak 2010 silam. Usaha kuenya dijual dengan cara dititipkan di kedai seputaran Siak dan Mempura, bahkan saat ini sudah sampai Perawang dan Pangkalan Kerinci. Sama halnya dengan Ita, pelaku usaha jahe instan (bubuk jahe dalam kemasan) dengan merek Wedang Jahe ADZ. Menurut dia pelatihan tersebut sangat bagus, untuk menambah wawasan bagi pelaku UMKM. "Selama ini saya buat dan jual tanpa tahu untung ruginya," paparnya. (adi)

Berita Terkait

Ekbis

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Ekbis

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Ekbis

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura

Ekbis

Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan

Ekbis

Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI

Ekbis

Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru