Pertanyakan Peminjaman 220 Ton TBS, KUD Tani Sejahtera Bono Tapung Gelar RALB

Harijal - Jumat, 15 Desember 2017 15:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/12/ecb06f122017_0000img20171214wa0007.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ys/rec

BONO TAPUNG, kabarmelayu.com - KUD Tani Sejahtera Desa Bono Tapung Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu menggelar Rapat Anggota Luar Biasa (RALB), di balai Desa Bono Tapung, Rabu (13/12) lalu. Puluhan warga serta anggota mempertanyakan penggunaan Dana hasil penjualan buah kelapa sawit kebun plasma milik masyarakat yang dikelola oleh KUD Tani Sejahtera yang bermitra dengan PTPN V sei Tapung Kabupaten Rokan hulu.

Menurut mereka, Perkebunan milik masyarakat yang luasnya lebih kurang 856 Hektar di Desa Bono Tapung ini sudah dikelola oleh KUD, yang bermitra dengan pihak PTPN V sejak kurang lebih 4 tahun yang lalu.

Dalam kurang lebih 1 tahun ini perkebunan tersebut sudah menghasilkan ratusan ton TBS yang di jual ke pihak PTPN V. Maka hasil penjualan TBS tersebut harus transparan agar diketahui penggunaannya oleh anggota dan masyarakat.   Dikatakan salah seorang warga, Widodo Ia Sangat menyayangkan sikap pengurus KUD Tani Sejahtera yang kurang transparan dalam pengunaan dana hasil penjualan TBS.

"Belakangan ini ada 220 ton TBS milik kebun plasma Desa BonoTapung  yang dipinjamkan ke KUD  Karya Mukti Desa satu (Tapung Jaya) tanpa ada musyawarah anggota," jelasnya.     Menurutnya, KUD tidak boleh  meminjamkan TBS sampai ratusan ton ke KUD lain tanpa ada musyawarah atau mupakat bersama sesama anggota. Namun, pengurus atau ketua membuat kebijakan sendiri tanpa persetujuan warga dan anggota.   Di acara itu, turut hadir Asisten Kepala (Askep) kebun Plasma PTPN V, Sitorus, membenarkan meminjam 220 Ton TBS milik KUD Tani Sejahtera kepada KUD  Karya Mukti Desa Tapung Jaya.

Sitorus menjelaskan, Hasil pejualan TBS  tersebut masuk ke rekening KUD Tani Sejahtera dan PTPN V. Dana tersebut dipergunakan untuk biaya perawatan kebun, jalan, biaya panen juga operasional dan lainnya.  jika nanti ada sisa dana akan di musyawarahkan bersama.

"Semuanya sudah disepakati mulai dari replanting dan penanaman. Perawatan umur 0 sampai 3 tahun diambil dari pinjaman modal petani, nanti umur sawit 5 tahun petani mulai membayar angsuran pijaman ke Bank selama kurang lebih 8 tahun. Dengan rincian hasil panen 30% untuk angsuran Bank dan perawatan 70% buat petani plasma," jelas Sitorus.

Sementara itu H. Eko Subroto, Ketua KUD Tani Sejahtera yang ditemui di sela-sela acara terlihat tenang saja, merasa tidak ada  yang dirugikan dalam meminjamkan 220 ton TBS hasil kebun plasma masyarakat ke KUD Tapung Jaya.

Eko Subroto mengakui, "Memang benar beberapa bulan yang lalu kita meminjamkan TBS ke KUD Karya Mukti, dan mereka sudah mengembalikannya dengan cara mengangsurnya, yang kemarin bersisa 80 ton TBS sudah tidak ada lagi, sudah selesai dikembalikan," ujar Eko.       Dijelaskannya, hasil penjualan TBS dari tahun ke 3 sampai dengan ke 5 dikelola bersama pihak PTPN V dan dipergunakan  untuk biaya perawatan kebun dan perawatan jalan kebun.

"Nanti sekitar bulan januari tahun 2018, KUD Tani Sejahtera dan pihak PTPN V akan mengadakan rapat pertemuan dan menghitung hasil pejualan TBS dari tahun ke 3 sampai sekarang, jika ada sisanya akan kita jadikan  sisa hasil usaha (SHU), dan dibulan september tahun 2018 ini,  petani sudah bisa membayar angsuran. Total pinjaman perorang lebih kurang  95 juta, ditambah bunga kepada  pihak Bank selama 8 tahun. Jadi tidak ada ya penyelewengan," jelas  Eko.

Untuk menjaga ketertiban dan menjaga kondusipitas warga, puluhan personel Kepolisian kerahkan dari Polsek Tandun. Tidak hanya itu, Camat Tandun, Kades Bono Tapung hadir disana. (ys)

Berita Terkait

Ekbis

Selain Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya

Ekbis

Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru

Ekbis

Hardiknas 2026, Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya Tekankan 3M untuk Kemajuan Pendidikan

Ekbis

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Ekbis

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Ekbis

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan