SEI BATANG, kabarmelayu.com - Kamis (13/04/2017), di Beberapa daerah areal persawahan, khususnya tanaman padi di wilayah kecamatan Sungai Batang saat ini banyak mendapat serangan hama berupa keong jenis siput Murbei, hama ini berbentuk seperti bekicot dan merupakan ancaman para petani.
Puluhan hektar areal persawahan padi di Desa Mugomulyo, Kecamatan Sungai Batang diserang hama jenis keong jenis siput Murbei, hama ini seperti bekicot merusak tanaman padi yang baru berumur 1 bulan. Petani pun harus mengganti dengan bibit padi baru. Jika tidak, mereka khawatir mengalami kerugian besar, karena bisa menyebabkan gagal panen.
Biasannya hama keong ini mulai menyerang tanaman padi umur 1 minggu dan telah berlanjut hingga satu bulan. Selain daun, keong ini juga menyerang batang hingga ke pangkalnya. Kondisi tersebut menyebabkan petani melakukan pemberantasan secara manual dengan cara di ambil satu per satu.
“Musim tanam kali ini memang luar biasa, keong terus beranak dan berkembang biak begitu cepat, serangannya juga sama cepatnya, lihat itu keong menyerang daun hingga batang dan itu terjadi terus menerus,” jelas petani asal Desa Mugomulyo.
Jajaran Kodim 0314/Inhil khususnya para anggota Babinsa yang berada di daerah-daerah yang ada persawahan terjun langsung membantu pemberantasan hama yang membuat was-was para petani tersebut. Berkembangnya populasi keong dengan cara bertelur yang berada di batang ini dibiarkan dalam tempo 1 malan saja, telur langsung menetas dan muncul peranakan keong yang jumlahnya luar biasa.
Herianti menuturkan, dia belum berani memberantas hama keong emas dengan obat khusus atau pestisida. Pasalnya, usia tanaman baru satu bulan. Apabila dipaksa semprot pestisida, dikhawatirkan mempengaruhi pertumbuhan tanaman padi tersebut. Dengan adanya serangan hama tersebut, Babinsa Serda M Juvri dan instansi terkait, Camat Sungai Batang, UPTD Perlindungan tanam, dan Dinas TPHP Kab Inhil bersama masyarakat kelompok Japa 1 dengan sigap mengutip keong yang menganggu pertumbuhan tanaman padi.
Pada penyerbuan kali ini langsung dikomandoi oleh Serda M Juvri berhasil mengumpulkan keong hampir 10 karung, di sela-sela istirahat Babinsa juga menyampaikan, "Kita harus lebih aktif lagi untuk memerangi keong buat hasil yang kita campai sewaktu panen nanti memuaskan, ujarnya.(Penrem 031/Wirabima)