Pemprov Ajukan Penambahan Kuota Bio Solar 89 Ribu KL

Redaksi - Jumat, 07 November 2025 14:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/11/_8737_Pemprov-Ajukan-Penambahan-Kuota-Bio-Solar-89-Ribu-KL.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Dok)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), telah mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bio solar. Pengajuan penambahan kuota tersebut dilakukan melihat saat ini banyak antrean kendaraan di SPBU untuk pengisian BBM jenis bio solar.

Kepala Bidang Energi dan Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Riau Baharufahmi ST MT mengatakan, pada tahun 2025 provinsi Riau mendapatkan kuota BBM jenis bio solar sebanyak 991.738 Kilo Liter (KL). Dengan kondisi seperti sekarang ini, pihaknya mengajukan penambahan kuota sebanyak 89.256 KL.

"Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis bio solar ke BP Migas. Kuota penambahan yang diajukan sebanyak 89.256 KL. Sehingga nantinya kuota BBM jenis bio solar di Riau menjadi 1.080.994 KL," katanya, Kamis.

Pihaknya berharap, dengan adanya penambahan pengajuan kuota tersebut, dapat mengatasi antrean di SPBU yang kerap terlihat di Riau belakangan ini. Apalagi memang biasanya, jelang akhir tahun konsumsi BBM mengalami peningkatan.

"Namun, realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis bio solar tersebut tergantung pihak BP Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN," paparnya.

Terkait antrean yang banyak terjadi di SPBU belakangan ini, pihaknya juga sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak Pertamina Patra Niaga. Dimana pihak Pertamina lah yang mengatur pendistribusian kuota BBM.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga, informasinya saat ini kuota BBM jenis bio solar di SPBU itu dibatasi. Jadi kalau sudah habis hari itu, maka harus menunggu hari selanjutnya lagi," ujarnya.

Sementara itu, untuk BBM jenis Pertalite dilaporkan hingga akhir tahun persediaannya masih aman. Karena itu pihaknya tidak mengajukan penambahan kuota.

"Kalau BBM jenis Pertalite stoknya masih aman, bahkan hingga akhir tahun. Kemungkinan nanti saat libur Natal dan tahun baru konsumsinya mulai meningkat," sebutnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Soal Penyalahgunaan BBM Subsidi, Target SPBU Curang, Tak Ada Ampun!

Ekbis

Polda Riau Bongkar Puluhan Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi

Ekbis

Polisi Bongkar Penimbunan Solar Subsidi di Kuansing, Disalurkan ke Tambang Ilegal

Ekbis

Salurkan Solar Subsidi untuk PETI di Kuansing, L300 dan Supir Diamankan

Ekbis

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil

Ekbis

Dampak Konflik Iran, Inggris Batasi Distribusi Solar