Budayakan Menabung Sejak Dini, Pelajar Melek Finansial!

Redaksi - Senin, 04 Agustus 2025 18:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/08/_1062_Budayakan-Menabung-Sejak-Dini--Pelajar-Melek-Finansial-.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Gubernur Riau Abdul Wahid.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU– Pemerintah Provinsi Riau terus menunjukkan komitmen dalam membangun generasi muda yang cakap mengelola keuangan sejak usia sekolah. Salah satu implementasi nyata dari komitmen ini adalah melalui kegiatan edukasi dan aktivasi rekening pelajar, yang bertujuan untuk menanamkan budaya menabung sejak dini. Program ini diharapkan dapat membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab finansial pada diri siswa.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan bahwa program ini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar. Melalui inisiatif ini, pelajar didorong untuk membuka Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel), sebuah langkah konkret dalam membiasakan mereka dengan dunia perbankan dan pengelolaan keuangan pribadi.

Abdul Wahid menekankan pentingnya edukasi keuangan sejak usia dini sebagai bekal esensial dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang. Menurutnya, kebiasaan menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan proses melatih anak-anak untuk berpikir ke depan dan hidup terencana, membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.

"Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi melatih anak-anak kita untuk berpikir ke depan dan hidup terencana," ujar Abdul Wahid, Senin (28/8/2025) di Pekanbaru.

"Kami berharap pelajar Riau tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga melek finansial. Ini pondasi penting dalam mencetak SDM Riau yang unggul dan berdaya saing," tambahnya.

Komitmen ini sejalan dengan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Riau masih perlu ditingkatkan, khususnya di kalangan pelajar.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesenjangan tersebut dapat diminimalisir dan pelajar Riau dapat memiliki pemahaman yang kuat tentang pengelolaan finansial.

Gubernur Abdul Wahid turut mendorong agar program edukasi dan aktivasi rekening pelajar ini diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Riau. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif sekolah dan seluruh dunia pendidikan sangat krusial agar manfaat program ini dapat dirasakan secara lebih merata dan berkelanjutan di seluruh penjuru Riau.

Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Dengan partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan target untuk meningkatkan jumlah pelajar yang memiliki rekening tabungan dapat tercapai secara signifikan.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Riau berambisi untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan finansial yang mumpuni, siap menghadapi masa depan dengan perencanaan yang matang dan kemandirian ekonomi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Ekbis

Dorong Pendidikan Vokasi di Daerah, Pemerintah Diminta Perkuat Beasiswa hingga CSR Industri

Ekbis

Ini Guru dan Siswa Terbaik Penerima Anugerah Pendidikan Riau 2026

Ekbis

Prof Dr. Elfizar Daftar Calon Rektor Unri 2026-2030, Kembalikan Marwah Kampus

Ekbis

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Ekbis

Siswa SMP di Siak yang Tewas Saat Ujian Praktik Sains Ternyata Cerdas dan Berbakat

Ekbis

Bupati Afni Zulkifli Buka Puasa Bersama Mahasiswa Siak di Pekanbaru