DURI - Pengelolaan Usaha Ekonomi Kelurahan (UEK) Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Bengkalis terbilang cukup baik. Selama tahun 2016, UEK Batang Serosa berhasil meraup keuntungan hingga Rp 190.539.394 juta. Keuntungan itu berasal dari dana Propinsi dan Kabupaten yang sudah digulirkan kepada kurang lebih 1.200 pemanfaat.
Dalam Musyawarah Kelurahan Pertanggung Jawaban (MKPT) yang digelar di halaman UEK Batang Serosa, Jalan Sudirman, Simpang Pokok Jengkol Duri, Sabtu (14/1/17), Ketua UEK Batang Serosa, Syamsumar didampingi pengelola memaparkan kondisi keuangan UEK selama setahun berjalan.
Menurut Syamsumar, keuntungan yang dicapai sebesar Rp 190.539.394 juta ini berasal dari keuntungan dana propinsi Rp 22.126.806 dan keuntungan dana Kabupaten Rp 168.412.586.
"Keuntungan yang didapat ini telah kita distribusikan sesuai peruntukannya. Untuk APBDes, cadangan modal, bonus pelaku, doorprize, dana sosial dan lainnya. Untuk dana sosial, sesuai kesepakatan pengelola diberikan kepada 75 warga yang belum mampu di wilayah ini," jelas Syamsumar.
Dikatakan keputusan menambah penerima bantuan sosial ini lantaran kondisi perekonomian Mandau yang saat ini tengah menurun. " Kondisi ekonomi di Duri saat ini tak stabil. Makanya dana sosial yang tahun lalu untuk 50 warga tak mampu, tahun ini ditingkatkan menjadi 75 orang warga," ujarnya.
Terkait tunggakan, Syamsumar mengatakan jika hal tersebut terjadi dikarenakan mandeknya ekonomi pemanfaat." Terimakasih kepada pemanfaat yang sudah meminjam di sini. Mudah-mudahan pinjaman yang diberikan bermanfaat bagi peningkatan usaha masing-masing," harapnya.
Terpisah, Lurah Barang Serosa, Syafrimal juga berharap pemanfaat bisa mengunakan pinjaman dengan bijak." Dengan keuntungan yang sudah diraih ini, mudah-mudahan UEK Batang Serosa bisa menjadi UEK terbaik di Mandau," pintanya.
Senada, Korcam Heri Budiman memaparkan perkembangan UEK Batang Serosa terbilang sangat baik. Dari segi keuntungan, Batang Serosa menduduki posisi ketiga, setelah Kelurahan Pematang Pudu dan Babussalam. Batang Serosa pun UEK kedua yang melaksanakan MKPT setelah Desa Bumbung.
(riauterkini.com)