kabarmelayu.comPEKANBARU - Setelah lebaran Idul.Fitri 1446 H tahun 2025, terjadi kelangkaan beras
SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) ukuran 5 kilogram di Pekanbaru. Kelangkaan mulai terjadi sejak dua pekan terakhir.
Akibat kelangkaan itu, pedagang beras mengalami penutunan omset hingga 25 persen. Pasalnya, beras SPHP yang harganya cukup mirah ini diminati masyarakat.
Seperti di pasar Limapuluh, hari ini, Selasa (22/4/2025) tak ada lagi beras SPHP 5 kilogram di pasar tersebut.
Salah seorang pedagang beras, Yanti, mengakui setiap pekannya mendapat pasokan dari Bilog sebanyak 1 ton setiap pekannya.
"Terakhir waktu awal masuk lerja, tanggal 7 April lalu sebanyakn75 sak," ujarnya.
Yanti mengaku, dari pihak Bulog, berhentinya pasokan beras SPHP ini hingga waktu yang tidak ditentukan. Hal ini menurut Bulog menunggu harga di tingkat petani.
Biasanya, Yanti yang sudah 4 tahun bermitra dengan Bulog ini menjual 5 kilo beras SPHP seharga Rp65 ribu. Dari harga itu dia mendapat leuntungan sebesar Rp6ribu.