MINAS, kabarmelayu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan bersama Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi melakukan kunjungan ke fasilitas operasi PT. Chevron Pasific Indonesia (CPI) di Minas dan Duri Sabtu (17/12/16).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian upaya Jonan dalam rangka memantau produksi minyak dan gas Indonesia.
Operasi Chevron di Minas dan Duri ini mewakili 40% produksi minyak bumi Indonesia. Jadi sudah sewajarnya saya berkunjung ke fasilitas ini, jelas Menteri ESDM didampingi oleh Amien, Presiden Direktur CPI Albert Simanjutak beserta Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan Bupati Siak Syamsuar kepada wartawan usai mengunjungi dua wilayah operasi Chevron ini.
CPI mengoperasikan dua lapangan migas utama di Sumatera, Duri dan Minas. CPI juga mengoperasikan Pelabuhan Dumai, terminal pengangkutan minyak terakhir. Pada 2015, produksi kotor CPI tercatat sebesar 255,5 ribu barel minyak mentah per hari.
Albert Simanjutak, Presiden Direktur CPI menjelaskan bahwa produksi minas menyumbang 20% dari total produksi Chevron di Indonesia. Duri, tambah dia, sebagai lapangan terbesar yang dioperasikan CPI, telah beroperasi menggunakan teknologi injeksi uap (steamflood) untuk meningkatkan produksi sejak 1985 dan menjadi salah satu pengembangan injeksi uap terbesar di dunia.
Pada tahun 2015, teknologi injeksi uap diterapkan untuk pengelolaan 77 persen lapangan-lapangan di Duri, jelas Albert.***
(riauterkini.com)