Bos Indofood: Harga Mi Instan Bisa Naik, Tapi Nggak 3x Lipat

Harijal - Rabu, 10 Agustus 2022 17:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/08/7ffef7082022_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Direktur Indofood, Franky Welirang (CNBC Indonesia/Lynda Hasibuan)

JAKARTA - Franky Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ikut buka suara terkait isu kenaikan harga mie instan. Harga bahkan kabarnya bisa naik tiga kali lipat akibat kenaikan harga gandum dampak perang Rusia-Ukraina.

Franky tak menampik, gandum yang masuk pada Agustus hingga September besok bisa saja menjadi harga gandum tertinggi. "Tapi, kenaikan ini tak berdampak banyak terhadap harga mie," ujar Franky, Rabu (10/82022)

Menurutnya, kenaikan harga mie tak akan signifikan. Sebab, terigu yang dihasilkan dari biji gandum bukan satu-satunya komponen utama.

"Kalau tahu costing mie instan baru orang mengerti bahwa mi instan bukan hanya terigu, komponen terigunya juga tidak besar-besar amat," katanya.

Naik, Tapi Berlebihan Kalau 3 Kali Lipat

Dus, logis jika harga mie instan mengalami kenaikan. Namun, bukan kenaikan yang tinggi.

"Harga mie instan bisa saja naik, bisa saja. Tapi kalau ada pernyataan yang mengatakan bisa 3 kali lipat, itu berlebihan. sangat-sangat berlebihan," kata Franky seperti dikutip dari Detik.com, Rabu (10/8/2022).

Ia menambahkan, Indonesia mengimpor gandum ke banyak negara. Apalagi, saat ini beberapa negara yang dimaksud juga sedang panen gandum. Jadi, kata dia, pasokan gandum dalam negeri tak akan banyak terpengaruh.

"Hari ini di bulan, dari bulan Juli-Agustus, Amerika, Kanada, Panen. Rusia panen, nanti sebentar lagi Argentina panen. Nggak usah diributin lah. Nggak ada yang perlu ditakut-takutin kepada konsumen kita," katanya.

Lebih lanjut Franky menjelaskan, harga gandum saat ini sudah mencapai level tertinggi dan tak akan mengalami kenaikan lagi. Jadi tak banyak mempengaruhi kenaikan harga mie instan.

"Saya kira nggak perlu ditakut-takuti lah rakyat ya (soal harga mi instan). Harga gandum memang sudah yang tertinggi hari ini. Ya susah, tidak akan naik lagi, saya tidak melihat harga gandum internasional akan lebih tinggi dari hari ini," tuturnya.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

Berita Terkait

Ekbis

DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS

Ekbis

Terpilih Aklamasi, Achmad Faisal Reza Ketua Umum KONI Pekanbaru 2026-2030

Ekbis

Empat Bulan Puluhan Kejadian, Warga Pekanbaru Diimbau Waspada Kebakaran

Ekbis

Suara Panipahan, Alarm Keras Perang Melawan Narkoba

Ekbis

Musim Haji 1447 H/2026, Ini Pesan Penting untuk Jemaah Riau

Ekbis

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai