RE Pelalawan 74,24 Persen, Pemkab Kembangkan CNG ‎Tuntaskan Masalah Kelistrikan

Harijal - Minggu, 20 November 2016 17:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/112756112016_repelalawan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Jhoni Naidi S.Sos, Kabid Kelistrikan Distamben Pelalawan.

PELALAWAN, kabarmelayu.com - Saat ini tingkat Rasio Elektrifikasi (RE) masyarakat Kabupaten Pelalawan yang sudah menikmati listrik ‎mencapai 74,24 persen.Dimana dari RE ini yang dikelola oleh PLN 45 persen dan selebihnya dikelola BUMD Tuah Sekata dan swadaya masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Pelalawan Nifto Anin melalui Kabid Kelistrikan Jhono Naidi,S.Sos kepada wartawan, Ahad (20/11/2016) disela - sela kedatangan Direktur Jendral Ketenagalistrikan Jarman dan rombongan ke Kantor BUMD Tuah Sekata Pelalawan yang berada di Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci.

Menurut Jhoni Naidi, ‎untuk masyarakat yang belum menikmati listrik didominasi 2 Kecamatan yakni Teluk Meranti dan Kuala Kampar.Ada 12 Desa yang belum teraliri listrik.Begitu juga beberapa desa di Kecamatan Pangkalan Kuras,Pangkalan Lesung,Bandar Petalangan dan Ukui,terangnya.

Menurut Jhoni Naidi,guna mengatasi persoalan listrik ini,pemkab Pelalawan akan ‎membangun Compressed Natural Gas (CNG) dengan 3 mesin di daerah pulau muda dan 4 mesin di Bukit Kusuma.

"CNG ini pembangkit listrik dengan gas, dimana 1 mesinnya nanti akan mengh‎asilkan listrik 3,5 MW. Jadi untuk membangun pembangkit listrik ini,Pemkab Pelalawan melalui BUMD Tuah Sekata tentunya mencari investor.Nantinya BUMD akan konsorsium dengan perusahaan selanjutnya membentuk perusahaan operasional," ucapnya.

‎Dikatakan Jhoni Naidi,penbangunan pembangkit CNG dinilai sangat tepat untuk mengatasi listrik di Pelalawan.Terlebih gas yang dihasilkan di Kecamatan Langgam adalah gas murni dengan 9,8 oktan yang merupakan gas Class A dengan kualitas terbaik tanpa ada proses penyulingan dan dan lain sebagainya.

"Dengan CNG dan gas murni yang ada tentu sangat mendukung untuk menuntaskan persoalan listrik di Kabupaten Pelalawan yang diharapkan Rasio Elektrika terus meningkat.Sehingga masyarakat Kabupaten Pelalawan seluruhnya sudah menikmati ‎listrik," tukasnya. (rec)

 

Berita Terkait

Ekbis

Biadab! Balita 4 Tahun di Rohil Tewas Dicabuli Kakek Kandung

Ekbis

PKS Kampar Gelar Konsolidasi, Perkuat Solidaritas dan Sinergi Struktur

Ekbis

Hardiknas 2026, Wako Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Majukan Dunia Pendidikan

Ekbis

Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026

Ekbis

Selain Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya

Ekbis

Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru