PEKANBARU - Asisten II Setdaprov Riau, Evarefita menerima dan memimpin langsung pertemuan dengan Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) beserta rombongan dalam rangka pembahasan budidaya maggot untuk sumber alternatif pakan ternak. Acara ini bertempat di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur, pada Senin, (23/08/2021).
Dalam sambutannya, Evarefita menyampaikan apresiasinya kepada Komisi IV DPRD Sumatera Barat beserta rombongan yang tertarik dengan budidaya maggot di Provinsi Riau yang dikelola oleh PT Bio Cycle Indo.
"Kami sangat apresiasi dengan kehadiran bapak bu sekalian. Kami juga dapat menggali lebih dalam terhadap budidaya maggot ini," kata Evarefita.
Ia menyebut saat ini memang sedang memperdalam perihal budidaya maggot yang sekarang menjadi komoditas ekspor.
"Karena memang kami masih sedang melakukan upaya pendalaman terhadap budidaya maggot ini. Nantinya akan disampaikan langsung oleh perwakilan rekan kita dari PT Bio Cycle Indo," ujarnya.
Dia mengajak nantinya diskusi yang dilakukan bisa membawa masukan dan saran akan pengembangan budidaya Maggot.
"Tentang hal hal yang dapat kita diskusi bersama, ini juga dapat menjadi masukan untuk kita bersama dalam pengembangan budidaya maggot," ungkapnya.
Lanjut Evarefita, pertemuan ini nantinya dijelaskan langsung bagaimana perihal budidaya maggot yang sudah dilakukan oleh PT Bio Cycle Indo.
"Perusahaan PT Bio Cycle Indo yang menangani budidaya magot ini akan menjelaskan dan menerangkan bagaimana budidaya Magot tersebut. Menyampaikan substansinya terkait dengan budidaya Magot tersebut kepada bapak ibu sekalian," tutupnya.
Seperti diketahui, maggot merupakan larva dari lalat Black Soldier Fly atau BSF.
Budidaya maggot ini bisa digunakan untuk pupuk organik, makanan ikan koi, kucing, anjing udang, dan berbagai manfaat lainnya.