Tarif Listrik Gratis & Diskon Diperpanjang Sampai September

Harijal - Senin, 18 Mei 2020 18:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/cbafb3052020_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Infografis/Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik/Edward Ricardo

JAKARTA - Program listrik gratis dan diskon tarif hingga 50% untuk pelanggan yang listriknya masih disubsidi, diperpanjang 3 bulan dan berlaku sampai Seprtmber 2020.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemberian susbidi kepada masyarakat kurang mampu ini sebagai salah satu cara pemerintah dalam menjaga perekonomian masyarakat agar tetap berjalan dan untuk mengurangi beban masyarakat tidak mampu di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

"Subsidi listrik untuk 450 VA yang 24 juta dan 900 VA yang 7,2 juta rumah tangga yang subsidinya adalah dari mulai April sampai Juni di perpanjang sampai dengan September," ujarnya dalam video conference, Senin (18/5/2020).

Dengan demikian, terdapat tambahan anggaran sebesar Rp 6,9 triliun dalam memberikan insentif selam 6 bulan bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA. Total anggaran untuk subsidi listrik masyarakat kurang mampu menjadi mencapai Rp 61,69 triliun.

Untuk diketahui, subsidi listrik menjadi salah satu upaya pemerintah memberikan jaring pengaman sosial (social safety net) bagi masyarakat di tengah pandemi covid-19.

Pemerintah juga memberikan bantuan sosial (bansos) dengan uang tunai dan sembako hingga akhir Desember 2020. Serta, menambah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi 10 juta dan 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Sebelumnya, pemerintah juga memperpanjang program bantuan sosial untuk mengatasi dampak covid-19. Program bansos yang semula berlaku sampai Juni diperpanjang hingga akhir tahun 2020. 

Adapun bansos sembako Jabodetabek total anggarannya menjadi Rp 6,8 triliun dan bansos tunai non Jabodetabek total anggarannya Rp 32,4 triliun.

"Untuk bansos Jabodetabek dan bansos tunai non Jabodetabek diberikan 9 bulan hingga Desember," ujar Sri Mulyani melalui teleconference, Senin (18/5/2020).

Namun, ia menekankan jumlah bantuan yang diberikan akan berbeda. Untuk tiga bulan yakni April - Juni pemerintah memberikan bantuan sembako dan tunai sebesar Rp 600 ribu per KPM dan untuk perpanjangan akan diberikan hanya Rp 300 ribu per bulan per KPM.

"Juli hingga Desember perhitungan hanya Rp 300rb per bulan dari yang tadinya Rp 600 ribu per bulan," jelas Sri Mulyani.

(CNBCIndonesia.com)

Berita Terkait

Ekbis

Menjaga Harapan dari Hamparan Jagung, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Kawal Ketahanan Pangan

Ekbis

Empat Murid UPT SDN 024 Tarai Bangun Wakili Kampar Pada O2N Tingkat Provinsi Riau 2026

Ekbis

Bupati Afni Masuk Potret Ekspedisi 22 Sosok Reset Indonesia

Ekbis

Polda Riau Raih Penghargaan Tertinggi Nugraha Sakanti dari Presiden

Ekbis

Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Ekbis

PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi