Imbas Corona, Menkominfo Minta UMKM Beralih ke Toko Online

Harijal - Jumat, 15 Mei 2020 23:52 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/05/659d7c052020_untitled17.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNN Indonesia/Hesti Rika).
Ilustrasi UMKM.

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) meminta kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mulai beralih menjajakan produk mereka ke platform digital.

Menurut Menkominfo Johnny G. Plate, lebih dari 60 persen dari Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product/GDP atau nilai pasar semua barang dan jasa) Indonesia disumbangkan oleh sektor UMKM.

Apalagi saat ini Indonesia tengah dilanda pandemi virus corona SARS-Cov-2 (Covid-19) mengharuskan masyarakat melakukan aktivitas di rumah dan serba online.

"Di sini lah konteks yang penting di mana UMKM memainkan peran yang sangat penting. Kita tahu tahun 2019, UMKM/UMi (pembiayaan ultra mikro) berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB atau GDP Indonesia," kata Johnny saat acara Grab Ventures Velocity Batch 3 secara virtual, Jumat (15/5).

"Dengan Covid-19, kita suka atau tidak suka, transformasi offline ke online itu menjadi dipercepat. Ini suatu realita yang sekarang ini nyata," sambungnya.

Lebih lanjut, Johnny menyebut berdasarkan data internal yang ia terima, dari total 64 juta pelaku UMKM, sekitar 8 sampai 9 juta yang sudah beralih ke online. Berkaca dari data tersebut, ia mengatakan pemerintah punya tugas besar untuk mengajak UMKM bermigrasi dari metode konvensional.

"Di situasi yang sulit ini memang banyak sekali tantangan tetapi juga banyak kesempatan untuk mempercepat perwujudan masyarakat digital," pungkas Johnny.

Menanggapi pernyataan Menteri Johnny tersebut, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki mengakui pelaku UMKM yang masih bertahan di masa pandemi virus corona ini yang sudah beralih ke layanan daring.

Teten pun mengiyakan kalau pandemi virus corona ini seharusnya menjadi momentum para pelaku bisnis konvensional untuk siap beralih ke digital.

"Belajar dari pandemi Covid-19, ini yang bertahan (pelaku UMKM) yang sudah terhubung dengan market online maka transformasi UMKM ke digital ini momentum," kata Teten yang juga menghadiri acara Grab Ventures Velocity Batch 3.

"Jadi, pak presiden (Joko Widodo) sudah memerintahkan saya untuk membuat rencana kerja yang lebih terukur terutama jumlah UMKM yang sekarang sekitar 8 juta yang sudah terhubung dengan market online, ke depan harus lebih banyak," pungkasnya.

(CNNIndonesia.com)

Berita Terkait

Ekbis

Menjaga Harapan dari Hamparan Jagung, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Kawal Ketahanan Pangan

Ekbis

Empat Murid UPT SDN 024 Tarai Bangun Wakili Kampar Pada O2N Tingkat Provinsi Riau 2026

Ekbis

Bupati Afni Masuk Potret Ekspedisi 22 Sosok Reset Indonesia

Ekbis

Polda Riau Raih Penghargaan Tertinggi Nugraha Sakanti dari Presiden

Ekbis

Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Ekbis

PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi