Mal-Mal Mulai Ditinggal, Pengunjung Turun Gegara Corona

Harijal - Rabu, 11 Maret 2020 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/03/daaeca032020_untitled17.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Ilustrasi (CNBC Indonesia / Andrean Kristianto)

JAKARTA - Pusat perbelanjaan atau mal termasuk yang terkena imbas langsung dari virus corona. Semenjak Indonesia mengonfirmasi kasus positif corona pada Senin (2/3), aktivitas di pusat keramaian seperti mal kena dampaknya.

Pantauan CNBC Indonesia, di Mal AEON BSD, akhir pekan lalu, kondisi lapangan parkir relatif sepi, biasanya sulit mendapatkan lahan parkir. Kondisi serupa juga terjadi pada salah satu mal besar di Jakarta Barat yang terpantau lebih lengang dari biasanya pada akhir pekan lalu.

Anggota Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Tutum Rahanta, selaku pengusaha yang menjadi tenant di mal, menceritakan kondisi terkini semenjak Indonesia positif corona. Hingga Rabu (11/3), sudah ada 27 kasus positif corona di Indonesia, satu di antaranya meninggal.

"Aktivitas kunjungan ke pusat belanja menurun, sangat terasa sekali," kata Tutum kepada CNBC Indonesia.

Ia belum bisa memastikan tingkat persentase penurunan pengunjung ke pusat-pusat perbelanjaan, apakah sampai 30% atau lebih. "Kalau besaran mungkin harus dengan APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia)," katanya.

Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan belum bisa dihubungi, termasuk Ketua APPBI DKI Jakarta Ellen Hidayat belum merespons. Ridwan sebelumnya sempat mengatakan semenjak ada kasus positif corona di Indonesia, pihak pengelola sudah mengeluarkan surat edaran soal pencegahan corona, antara lain pengunjung tak dianjurkan menekan tombol lift sendiri, tapi akan dibantu oleh operator.

Sementara itu, sektor usaha seperti bisnis ritel khususnya pakaian juga kena imbas corona. Direktur PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Handaka Santosa mengatakan bahwa ada penurunan pengunjung terhadap SOGO saat kasus positif corona diumumkan.

"Kalau saya lihat pengunjung ini tentunya sedikit banyak ada pengurangan. Itu artinya kami memberikan gimmick promosi untuk membuat customer tertarik untuk berbelanja," ujar Handaka saat ulang tahun SOGO ke-30 di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Dia menuturkan bahwa pengurangan pengunjung sekitar 10 persen. Pihaknya mencoba meyakinkan bahwa para pelanggan yang berbelanja tetap aman dari penyebaran virus corona.

(CNBCIndonesia.com)

Berita Terkait

Ekbis

Hardiknas 2026, Wako Agung Nugroho Tegaskan Komitmen Majukan Dunia Pendidikan

Ekbis

Bupati Herman Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026

Ekbis

Selain Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya

Ekbis

Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru

Ekbis

Hardiknas 2026, Kepala UPT SDN 019 Pandau Jaya Tekankan 3M untuk Kemajuan Pendidikan

Ekbis

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026