Bupati Bengkalis Resmikan Taman Muajolelo

Harijal - Kamis, 12 April 2018 13:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/04/b24d3a042018_000016untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominforsantik Bengkalis
Bupati Bengkalis pada saat menandatangani Prasasti sebagai tanda diresmikannya Taman Muajolelo Kecamatan Pinggir, bertempat dihalaman Kantor Camat Pinggir kamis (11/4/2018) pagi.

PINGGIR, kabarmelayu.com - Kesadaran masyarakat akan arti penting taman sebagai ruang terbuka hijau harus semakin meningkat, karena hampir semua kota di Indonesia, Kota-Kota di Provinsi Riau dan khususnya di Kabupaten Bengkalis dibangun taman-taman yang indah.

"Setiap Kota yang memiliki banyak  fungsi, baik sebagai pusat Pemerintahan, kegiatan Ekonomi, Industri, Transportasi, Perdagangan, Pendidikan dan Sosial Budaya, memiliki taman yang punya ciri khas tersendiri," ungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat meresmikan Taman Muajolelo Kecamatan Pinggir,  di halaman Kantor Camat Pinggir, Kamis, (11/4/2018) pagi.

Persemian taman yang dibangun oleh Dinas Tata Kota Perumahan dan Pertanahan Kabupaten Bengkalis menggunakan Tahun Anggaran 2017 itu, ditandai dengan penandatanganan prasasti Taman Bathin Muajolelo dan penandatanganan prasasti Kota Ku Tanpa Kumuh (KOTAKU) oleh Bupati Bengkalis serta pengutingan pita Oleh Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril.

Pada kesempatan itu, Bupati Bengkalis juga mengatakan, taman merupakan manifestasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang merupakan penyeimbang ekologis dari kegiatan kota yang cenderung menyumbang polusi yang amat tinggi, taman juga bisa mengurangi temperatur udara kota yang sangat panas, dan taman juga bisa sebagai daerah resapan air.

"Keberadaan taman sebagai bagian dari ruang terbuka hijau sangat strategis dengan konsep pembangunan yang memenuhi aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Idealnya, ruang terbuka hijau wilayah perkotaan minimal 30% dari luas Kabupaten/Kota," kata Kepala Daerah Bengkalis itu.

Mantan Kepala Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir ini juga menyebutka bahwa luas hutan kota minimal 10% dari luas Kabupaten/Kota yang menjadi bagian dari RTH. Untuk itu maka pembangunan RTH dan keberadaannya sangat penting untuk menjaga keserasian dan keseimbangan ekosistem.

Amril juga menuturkan,“ membangun kota yang memperhatikan lingkungan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selanjutnya pembangunan Taman Bathin Muajolelo ini tentunya sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Kecamatan Pinggir dan sekitarnya.

"Kebijakan pembangunan Taman Bathin Muajolelo ini diharapkan mendapat respon dan sambutan yang hangat serta sambutan yang positif dari masyarakat," terangnya.

Selain Bupati Bengkalis dan Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, juga hadir pada kesempatan itu, Anggota DPRD Dapil  Mandau-Pinggir, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Pinggir Toharuddin, Camat Mandau Basuki Rakhmad, Camat Batin Solapan Amiruddin, Pelaksana Tugas Camat Tualang Mandau, Alazmi Julizar, Tokoh Masyarakat.***

Berita Terkait

Budaya

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Budaya

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Budaya

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura

Budaya

Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan

Budaya

Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI

Budaya

Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru