Lomba Layang-layang, Permainan Anak Negeri Turut Meriahkan Hari Jadi Ke-512 Bengkalis

Redaksi - Minggu, 21 Juli 2024 18:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/07/_7057_Lomba-Layang-layang--Permainan-Anak-Negeri-Turut-Meriahkan-Hari-Jadi-Ke-512-Bengkalis.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Bengkalis
BENGKALIS - Rangkaian acara yang diadakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis salah satunya adalah perlombaan layang-layang yang merupakan permainan anak Negeri ikut memeriahkan dan mensukseskan sempena Hari Jadi Ke-512 Bengkalis.

Lomba layang-layang ini merupakan permainan tradisional turun temurun masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis. perlombaan ini sangat berpengaruh pada kondisi angin dan cuaca disaat bertanding.

Permainan anak Negeri dibuka oleh Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri, Ahad pagi, 21 Juli 2024 di lapangan Tugu Bengkalis.

Johansyah menyampaikan agar permainan tradisional ini jangan hilang ditelan zaman dan tidak ada generasi penerusnya.

"Jangan sampai berbagai potensi permainan rakyat yang kita miliki bak "ditelan zaman" dan hanya dimainkan oleh orang-orang tua ketika acara tertentu saja," kata Johansyah.

Selain itu Johansyah juga mengajak kepada masyarakat agar mengenal kembali kepada anak sebagai generasi penerus tentang permainan tradisional.

"Mari kembali kita bersama mengenalkan kepada anak-anak tentang permainan tradisional," ajaknya.

Dikatakan orang nomor satu di Negeri Junjungan ini menjadi keprihatinan bersama, sehingga butuh kerja keras bagi semua pihak untuk mengangkat dan memperkenalkan permainan rakyat di kehidupan modern saat ini, imbuhnya.

Saat di lokasi Ketua Panitia perlombaan layang-layang Saiful Afwan memberi arahan dan aturan perlombaan.

Hal senada juga disampaikan Saiful Afwan Agar permainan layang-layang ini akan selalu dimainkan oleh anak-anak sekolah maupun masyarakat Bengkalis guna sebagai generasi penerus yang membuat permainan layang-layang ini menjadi permainan tradisional sampai akhir zaman.

Perlombaan ini diikuti oleh 50 peserta tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan, dimana pada perlombaan layang-layang dimulai dari tingkat SMP dan dilanjut ke tingkat SMA.

Perlombaan layang-layang ini akan dinilai panitia dari segi lenggok, goyang, dekorasi dan skill permainan (tangkap layang ditangan).

Dalam waktu yang sama ada tiga perlombaan permainan anak negeri yang dilaksanakan Pemkab Bengkalis dengan berbeda lokasi, di lapangan Tugu Bengkalis perlombaan congklak, di lapangan futsal Kelapapati Laut perlombaan gasing, dan di lapangan pasir Andam Dewi perlombaan layang-layang.(inf/her)


Tag:

Berita Terkait

Budaya

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Siak Beri Sambutan di Bedah Buku 'Suku Asli Anak Rawa'

Budaya

Apak Rutiang di Tambang Diduga Cabuli Dua Anak Kandung Sendiri yang Masih di Bawah Umur

Budaya

Padukan Budaya dan Karakter Muda, Ratusan Anak Riau Warnai Peringatan HAN 2026

Budaya

Perlindungan Anak Kunci Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Budaya

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Peringatan HAN 2026

Budaya

Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon dalam Event Riau Bhayangkara Run