Dubalang Adat Lakta Resmi Dikukuhkan, Akan Rekrut 1000 Pasukan di Tapung

Haji Feri: NKRI Jiwa Raga Kami
Harijal - Selasa, 16 Maret 2021 12:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/03/600b1f032021_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
raf/rec

KAMPAR - Lembaga Adat Kenegerian Tapung (Lakta) kembali memperkuat sayapnya. Kali ini dengan mengukuhkan pasukan Dubalang Adat Kenegerian Kasikan dan Talang Danto, yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Kasikan pada Ahad (14/3). 

Pengukuhan ini dipimpin langsung oleh Ketua MKA Lakta, H. Zulfahmi, SH datuok Mangkuto yang didampingi oleh Sekretaris MKA Lakta Jon Kenedi Dt Bandaro Sekijang, dan Sekretaris DPH Lakta Rais Hasan Piliang dan Panglimo Dubalang Lakta H. Syafrianto, SE., serta ninik mamak kenegerian kasikan dan ninik mamak kenegerian  talang danto. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) Provinsi Riau H. Sapaat yang diwakili oleh Ketua Organisasi dan Kaderisasi IKST Dr. H. Ahmad Zikri, MH dan beberapa pengurus IKST Rafles, Said Ahmad Badrun, Dinil Mustofa, Asrori dan lainnya.

Dalam arahannya, Ketua MKA Lakta menyampaikan bahwa mari kita jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan kita masyarakat adat di negeri tapung ini, untuk itu mari kita bersatu, merapatkan barisan agar kita bisa membela hak-hak kita sebagai orang adat, membela hak-hak anak kemanakan kita sehingga kita tidak menjadi penonton di negeri kita sendiri. Karena menonton itu harus membayar sedangkan jadi pemain kita akan dibayar.

Kemudian ketua MKA jg berpesan agar Dubalang bisa menjaga harkat dan martabat dubalang serta marwah dubalang itu sendiri agar kita bisa hargai dan dihormati oleh orang. Terutama org yg tinggal di bumi tapung ini.

Hal tersebut diamini oleh Sekretaris Lakta Muhammd Rais Hasan.,SH.,MH dari Dewan Pengurus Harian (DPH) Lakta yang mengatakan bahwa Momentum pelantikan pasukan dubalang Adat di Kenegrian Kasikan dan Talangdanto ini adalah bagian upaya Lembaga Adat Kengegrian Tapung untuk menjaga Kearifan lokal khusus mekanisme kelembagaan dalam Sistem adat masyarakat adat Tapung, sehingga akan selalu meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan non fisik di daerah ini (Tapung), dan juga kedepan kita berharap Dubalang Adat Lakta menjadi rolmodel organ masyarakat adat yang selalu menjaga kondusifitas sosial kemasyarakatan kita khususnya bidang ketertiban masyarakat dan selalu menjaga kebhinekaan sesuai dengan pepatah adat kita “dimana bumi dipijak disitu langit di junjung," tutupnya.

Dalam sambutanya yang penuh semangat panglimo Dubalang Lakta menekankan bahwa Dubalang akan selalu menjaga titah dan perintah MKA Lembaga Adat Kengerian Tapung, dan juga menekankan kepada seluruh pasukan Dubalang Adat di Kengerian kasikan dan Talangdanto untuk selalu menjaga adab dan adat di kampung masing, karena yang menjadi sumber kekuatan dubalang adat adalah adab dan adatnya yang menjadi contoh di tengah-tengah masyarakat," demikian sambutan Panglimo Dubalang Lakta pada kesempatan ini.

Lakta mengharapkan seiring pengukuhan ini, Dubalang mampu menjadi pagar negeri dari hal-hal yang bisa mengancam dan merusak adat dan budaya serta kedaulatan NKRI. Salah satu ancama nyata adalah maraknya peredaran narkoba.Kedepan, Lakta akan mengukuhkan dubalang untuk seluruh Kenegerian di Tapung yang jumlahnya sampai 1000 orang.(rls)

Berita Terkait

Budaya

Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai

Budaya

Bupati Inhil Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Budaya

PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027

Budaya

Pompong Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Tiga Penumpang Masih Hilang

Budaya

Kapolda Riau Jenguk Korban Pengeroyokan, Tegaskan Kasus Diusut Tuntas Tanpa Pandang Bulu

Budaya

Polsek Kandis Sukseskan Panen Jagung di Kampung Sam-Sam