Kabar Melayu (BENGKALIS) - Sempena peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015 mendatang, 49 dari 50 regu mengikuti kegiatan napak tilas kepahlawan. Pelepasan napak tilas dengan jarak tempuh 56 kilometer itu berlangsung selama dua hari, Minggu-Senin, 8-9 November 2015 yang dilepas oleh Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie.
Tampak hadir dalam pelepasan yang dipusatkan di Lapangan Tugu Bengkalis tersebut Kepala Dinas Sosial Darmawi, Kasdim 0303/Bengkalis Mayor (Inf) Ricad Harisab, Plt Asisten Tata Praja Hj. Umi Kalsum, Plt Asisten Administrasi Umum H Hermanto Baran, Danramil Bengkalis Mayor (inf) Iwan, Kapolsek Bengkalis Iptu Harry Bagus Priyambodo, Camat Bengkalis Djamaluddin, serta Ketua Pelaksana Syamsir Syukur.
Kepada peserta napak tilas dan generasi muda di daerah ini, Ahmad Syah mengajak agar semangat kepahlawanan yang ditunjukan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara ini senantiasa terpatri dalam diri.
Sebagai generasi penerus bangsa, nilai-nilai yang telah ditanamkan para pahlawan harus tetap diteladani dan diperjuangkan. Generasi muda harus mewarisi semangat pahlawan bahkan semangat juang mereka harus terus dikobarkan.
"Semangat kepahlawanan harus selalu ada di seluruh hati sanubari masyarakat, tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Bengkalis, terlebih dalam mengisi pembangunan di daerah ini. Keteladanan dan semangat juang tanpa pamrih pahlawan terdahulu patut dan harus ditiru oleh seluruh warga, terutama generasi muda," ajak Ahmad Syah.
Di bagian lain dia mengatakan, kegiatan napak tilas memiliki makna dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dapat dan harus menjadi spirit dan roh dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan di segala bidang, khususnya di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
Ahmad Syah berharap, kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya ini, benar-benar dapat dijadikan wadah dalam membangkitkan semangat patriotisme generasi muda dalam mengingat dan mengenang para pahlawan yang sudah berjuang mempertahankan dan mewujudkan kemerdekaan.
Di bagian lain, mantan Ketua KNPI Provinsi Riau ini menyebutkan, kegiatan napak tilas ini juga harus dijadikan momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan dan rasa kesetiakawanan sosial. Baik itu antar peserta napak tilas, antara peserta napak tilas dengan masyarakat dan juga antar seluruh lapisan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan bangsa dan negara.
"Karena itu, kegiatan ini harus benar-benar dapat dijadikan salah satu wadah dalam mentransformasi nilai-nilai kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial antara generasi pejuang dan generasi muda penerus bangsa. Karena estafet perjuangan tersebut saat ini ada di tangan kita," katanya.
Ahmad Syah juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemudi yang ikut dalam napak tilas tersebut. Karena menurutnya, dalam mengisi kemerdekaan ini semua pihak tanpa membedakan masalah gender memiliki kewajiban dan tanggungjawab yang sama.
"Kita harapkan keikutsertaan para pemudi pada kegiatan napak tilas kali ini dapat menjadi emansipator dan inspirator bagi pemudi lainnya dalam menggelorakan semangat kepahlawanan kepada pemudi dan kaum perempuan lainnya," harapnya.(rec)