Mengenang Pelaku Sejarah, Pemkab Siak Gelar Napak Tilas

Harijal - Senin, 09 November 2015 09:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2015/11/329870112015_kabar_melayu_penandatangananprasastipe.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
rec
Bupati Siak menandatangani prasasti Monumen Perang Guntung.

Kabar Melayu (SIAK) - Guna mengenang kembali sejarah pejuang perang Guntung, Pemerintah kabupaten Siak membangun monumen Perang Guntung di kampung Selat Guntung, kecamatan Sabak Auh, Minggu (08/11). Monumen Prasasti Pejuang Perang Guntung ini ditandatangani langsung oleh Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar MSi.

Hadir dalam kesempatan tersebut pelaku sejarah H. OK Nizami Jamil, H. Azaly Johan, SH, Drs. H. Wan Abubakar, M.Si, ketua LAMR Siak H. Wan Anuar dan unsur Muspida serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Siak.

Dalam sambutannya, Bupati Syamsuar mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat menyambut baik atas dibangunya monumen perang guntung ini. Diharapkan keberadaan monumen ini dapat menjadikan rasa syukur untuk mengenangkan kembali jasa para pejuang sebagai kilas balik dari kejadian pada perang guntung terdahulu.

Peran yang telah ditunjukan oleh Sultan memerintah negeri ini sangat memberi andil yang positif bagi kita semua yang sedang menikmati dan semua yang telah ditinggalkan oleh para pendahulu untuk sekarangini.

"Jadi rasanya sangat pantas kita mengenang kembali sejarah perjuangan, mereka supaya tidak terabaikan oleh anak cucu kita nantinya," ungkap Bupati.

Dijelaskan Bupati, bangsa ini merupakan bangsa patriotisme yang penuh perjuangan dan bukan merupakan bangsa peminta. Maka dari itu, ini hendaknya disyukuri, "mari kita kirimkan doa kepada para pendahulu sebagai bentuk kita mengenang mereka sebagai pelaku pejuang. Semangat mereka mengingatkan kita jangan pernah kendur, harus terus kita gaungkan," ajak Syamsuar.

Sedangkan, H OK Nizami Jamil menyampaikan, sejarah perjuangan Sultan Siak untuk negeri ini sangat besar. Beliau merupakan pelaku negeri yang tidak bisa dilupakan. "Dengan sentuhan kepemimpinan sultan-sultan terdahulu, hingga Kabupaten Siak bisa kita nikmati seperti sekarang ini," papar OK Nizami Jamil.

Sementara itu, panitia pelaksana H Kadri Yafis MPD menyebutkan, tujuan dibangunnya monumen Perang Guntung ini, supaya sentuhan yang telah diberikan oleh para pejuang perang guntung di zaman dahulu dapat menjadi memori segar bagi kita semua untuk terus mengingatkannya. "Itu tujuannya monumen ini," terang Kadri Yafis. (rec)

Berita Terkait

Budaya

Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau

Budaya

Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya

Budaya

Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura

Budaya

Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan

Budaya

Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI

Budaya

Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru