Kali Kedua, Riau Raih Penghargaan Bebas Karlahut dari BNPB

Edwar: Ini Berkat Partisipasi Semua Elemen
Harijal - Selasa, 06 Februari 2018 18:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/f184bc022018_0000img20180206wa00121.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Riau
Kepala BPBD Provinsi Riau, Edwar Sanger saat menerima penghargaan dari Kepala BNPB di Kantor BNPB di Jakarta, Selasa (6/2/2017).

JAKARTA, kabarmelayu.com - Keberhasilan Provinsi Riau dalam menanggulangi bencana kebakaran dan lahan (karlahut) kembali berbuah penghargaan. Kali ini penghargaan diberikan oleh BNPB (Badan Penanggulangan Bencana), badan yang bertanggung jawab langsung ke Presiden dalam soal kebencanaan. 

Piagam Penghargaan ini langsung diberikan oleh Kepala BNPB, William Rampingilei kepada Gubernur Riau yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger dalam sebuah acara di Kantor BNPB di Jakarta, Selasa (6/2/2017). 

Ini untuk kedua kalinya Provinsi Riau meraih penghargaan yang sama karena tahun sebelumnya penghargaan itu juga berhasil direbut. 

Kepala BNPB Riau Edwar Sanger dalam keterangannya menjelaskan bahwa penghargaan itu merupakan buah sinerjitas semua komponen di Riau dalam mengatasi karlahut.

"Kita mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu menangani karlahut," ujar Edwar, sambil menyebut TNI/Polri, Manggala Agni, BPBD kabupaten/kota di Riau, Masyarakat Bebas Api, dan unsur lainnya. "Tanpa peran serta mereka, dipastikan kita tak bisa berbuat banyak," katanya. 

Bagi mantan Pjs Walikota Pekanbaru itu, keberhasilan Riau menangani karlahut didasarkan pada niat yang tulus dan kemauan yang kuat dari semua komponen dimaksud untuk membebaskan Riau dari bencana yang selama belasan tahun mendera daerah dan masyarakat Riau. 

"Kalau segala sesuatu didasarkan dengan niat yang tulus dan kemauan yang kuat, tidak ada yang tidak mungkin," katanya. 

Tapi Edwar juga tidak menampik, penghargaan yang sudah diraih selama dua tahun berturut-turut itu jauh lebih berat mempertahankannya daripada merebutnya. "Tapi asal semua komponen di daerah ini masih memelihara niat baik dan kemauan yang kuat untuk itu, insya Allah status Riau bebas asap akan mampu tetap kita pertahankan," katanya. 

Edwar juga mengakui, semua daya dan upaya yang dikerahkan untuk menangani kasus kabut asap yang bersumber dari karlahut di Riau pada dasarnya bukan dimaksudkan untuk merebut penghargaan, tapi lebih kepada bagaimana agar masyarakat di Riau menikmati udara yang bebas dari kabut asap, yang dari banyak sisi sangat merugikan, baik bagi kepentingan daerah maupun masyarakat. 

"Penghargaan hanyalah sasaran antara," tukasnya. (rls)

Berita Terkait

Advertorial

Perusahaan Wajib Keluarkan Plasma HGU, Bupati Inhil Jangan Diam

Advertorial

Peringatan untuk Kelompok Rentan, Asap Karhutla Berisiko Hingga Mengancam Jiwa

Advertorial

Sekolah Swasta Wajib Patuhi PJJ

Advertorial

Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru

Advertorial

Panen Padi Perdana di Desa Sekayan, Bupati: Pencapaian Luar Biasa

Advertorial

Wawako Markarius Serahkan Bantuan Untuk 7 Korban Kebakaran di Rumbai