Ketua Dekranasda Riau Apresiasi Hasil Kerajinan Dekranasda Inhil

Harijal - Rabu, 03 Mei 2017 11:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/05/45d52d082017_00000sisilitadanzulaikhah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Diskominfo Inhil
Ketua Dekranasda Riau, Hj Sisilita Arsyadjuliandi kagumi anyaman pandan hasil kerajinan Dekranasda Inhil.

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Riau, Hj Sisilita Arsyadjuliandi mengunjungi Sekretariat Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir di Jalan M. Boya Tembilahan, Senin (1/5). Dalam kunjungannya, Hj Sisilita yang didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Hj Zulaikhah Wardan tak bisa menepis pesona hasil kerajinan yang ada di Dekranasda Inhil, terutama kerajinan anyaman pandan khas Inhil. Menurutnya, Inhil merupakan salah satu Dekranasda terbaik yang ada di Provinsi Riau. "Terutama anyaman pandannya, Insya Allah kita tingkatkan lagi. Yang paling penting promosinya," katanya.  Hj Sisilita Arsyadjuliandi juga memberikan apresiasi dan support kepada Dekranasda Inhil untuk terus mengembangkan kerajinan-kerajinan yang dimiliki Inhil. "Yang penting terus semangat, kalau bisa pengrajinnya ditambah, dan dibuat juga bermagai macam souvenir khas Inhil untuk menarik perhatian para pendatang," sarannya.  Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Inhil mengungkapkan bahwa pihaknya masih butuh pembinaan untuk meningkatkan kualitas produksi. "Tadi ada arahan dari beliau bahwa Dekranasda Inhil masih butuh pembinaan terhadap pengrajin untuk meningkatkan kualitas produksinya baik itu tenun, anyaman, dan batik. Kita juga menyadari bahwa untuk tenun kita masih perlu pembinaan lebih lanjut karena dibandingkan dengan Siak dan Pekanbaru kita tertinggal jauh hasil tenunnya, tapi paling tidak kita punya identitas tersendiri yaitu tenun Indragiri Hilir", ungkap Zulaikhah.  Zulaikhah mengakui bahwa kunjungan Ketua Dekranasda Provinsi Riau itu menjadi motivasi tersendiri bagi Dekranasda Inhil untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan Dekranasda Provinsi Riau dalam rangka pelatihan pengrajin, pembinaan yang lain-lain. Berkaitan dengan promosi pariwisata, Zulaikhah menyebut Sisilita sudah menyampaikan bahwa Dekranasda Inhil membutuhkan banyak cendera mata. Ia berharap agar kerjasama dengan pihak provinsi ke depan perlu ditingkatkan dalam rangka mempromosikan dan mengembangkan produk unggulan di Inhil. Untuk diketahui, Dekranasda Kabupaten Inhil saat ini telah memiliki jenis kerajinan yang unik dan memiliki nilai jual. Di antaranya kerajinan anyaman pandan dari Desa Lajau Kecamatan Kuindra, Desa Pulau Palas Kecamatan Tembilahan Hulu, Desa Sungai Ambat dan Desa Pengalihan Kecamatan Enok. Kerajinan anyaman pandan ini menghasilkan keranjang kain, tudung saji, tempat kue, tempat tisu, keranjang sampah, keranjang telur, bingkai foto, bingkai cermin, tikar, kipas, tempat handphone, guci, topi, dompet, sandal, dan lain-lain.  Selain itu Dekranasda Inhil juga menghasilkan kerajinan perabot batang kelapa. Sentra industri kerajinan ini menyebar di hampir seluruh kecamatan yang ada di Inhil. Untuk saat ini khususnya di kecamatan Tembilahan kerajinan perabot tersebut dikelola oleh Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Inhil, dengan hasil produk seperti kosen pintu, meja teras, meja osin, kursi tamu, asbak, hiasan dinding, meja tulis, tempat pena, dan lain-lain.  Selanjutnya Dekranasda Inhil juga memiliki kerajinan tenun songket khas Inhil dari Kecamatan Tanah Merah, Reteh, dan Tembilahan. Kapasitas produksi tenun songket ini mencapai 500 lembar/ tahun, dengan bermacam warna dan motif.  Tak hanya itu, Dekranasda Inhil pun menghasilkan kerajinan batik Inhil, yang merupakan batik tulis dan batik printing. Batik Inhil memiliki berbagai macam corak dan motif yang melambangkan ciri khusus kabupaten Inhil, yaitu: motif mayang terurai, kelapa berpadu, kiambang berpadan, kiambang berkelok, kiambang merajut, daun bidada, kiambang raja, kiambang berlapis, dan sebagainya. Untuk batik tulis kapasitas produksi mencapai 960 lembar per tahun, sedangkan batik printing mencapai 300 meter per hari.(Advertorial)

Berita Terkait

Advertorial

Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota

Advertorial

Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala

Advertorial

Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan

Advertorial

Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran

Advertorial

Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi

Advertorial

Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan