Dorongan Agung Nugroho dan Kapolda Riau Hidupkan Kembali Rumah Singgah Tuan Kadi

Redaksi - Kamis, 17 April 2025 07:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/04/_450_Dorongan-Agung-Nugroho-dan-Kapolda-Riau-Hidupkan-Kembali-Rumah-Singgah-Tuan-Kadi.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kapolda Riau Irjen Herry Herjawan dan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam kegiatan pergelaran seni dan budaya Melayu di Rumah Singgah Tuan Kadi Senapelan.(Foto: Inf)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, kembali menggeliat dengan pergelaran seni dan budaya Melayu yang memikat, Rabu malam (16/4/2025).

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ini menjadi momentum kebangkitan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan hadir langsung dalam acara tersebut bersama Wakapolda, Brigjen Pol Jossy Kusumo.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama istri Hj Sulastri, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Anom serta Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika juga turut meramaikan malam penuh nuansa Melayu itu.

Tokoh masyarakat Riau Bunda Azlaini Agus, dan sejumlah pimpinan OPD Kota Pekanbaru turut hadir dalam pergelaran tersebut. Mereka disambut alunan lagu "Gadis Melayu" yang dibawakan penyanyi Hafis, disusul pertunjukan stand-up comedy bernuansa budaya lokal.

Tak sekadar menikmati pertunjukan, para tamu juga diajak menelusuri sejarah Rumah Tuan Kadi melalui tur singkat yang dipandu dua orang pemandu wisata.

Rumah bersejarah ini dikenal sebagai tempat singgah para Sultan Siak ketika berada di Pekanbaru dan menjadi simbol penting kejayaan Melayu Riau.

Agung Nugroho dalam sambutannya memuji inisiatif Kapolda Riau.

Ketua Demokrat Riau ini mengaku awalnya tak mengetahui adanya agenda seni budaya di Rumah Tuan Kadi sebelum dihubungi langsung oleh Irjen Herry.

"Jujur saja, acara ini tidak akan terjadi tanpa Pak Kapolda. Kemarin sore saya ditelepon langsung oleh beliau, 'Gung, besok saya mau hadir lihat pertunjukan di Rumah Tuan Kadi, dampingi saya.' Saya pikir sudah ada yang buat acaranya. Ternyata belum ada. Lalu saya gerakkan seluruh OPD. Luar biasa Pak Kapolda," tutur Agung.

Lebih lanjut, Agung menyatakan bahwa pergelaran ini akan dijadikan agenda rutin yang digelar minimal setiap malam Minggu sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

"Sesuai arahan Pak Kapolda, saya minta Dinas Pariwisata untuk menjadikan ini sebagai agenda tetap. Minimal setiap malam Minggu agar perekonomian lokal hidup dan budaya kita tetap lestari," tegasnya.

Ia juga menyinggung perubahan positif yang kini mulai dirasakan di Kota Pekanbaru, baik dalam penanganan sampah hingga penataan estetika kota, yang menurutnya tidak lepas dari dorongan dan kolaborasi bersama pihak kepolisian, khususnya Kapolda Riau.

Adapun dalam sambutanya, tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus, menekankan pentingnya menjadikan Rumah Tuan Kadi sebagai pusat budaya yang aktif dan berkelanjutan.

"Kalau Pak Wali Kota sudah hadir, ini pertanda baik. Rumah Tuan Kadi harus hidup dan jadi pusat budaya. Jangan kita undang artis Jakarta mahal, tapi seniman lokal kita dihargai murah. Itu tidak adil," ucap Azlaini lantang.

Ia juga menggagas tagline baru untuk kawasan Senapelan, yakni "Di Sini Semua Bermula," sebagai simbol bahwa dari kawasan inilah sejarah Kota Pekanbaru berasal.

Sementara Kapolda Riau Irjen Herry Heryawanberharap Rumah Tuan Kadi bisa menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

"Ini adalah kekayaan budaya yang harus kita perkenalkan dan wariskan. Kita jaga citra, kita jaga marwah. Budaya lokal harus menjadi kebanggaan bersama," tegas Kapolda.(adv)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Advertorial

Siak Harus Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia

Advertorial

UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Pentas Seni, Ruang Siswa Kembangkan Minat Bakat

Advertorial

Tangsi Belanda Ambruk, Menteri Pariwisata Diminta Segera Tetapkan KSPN dan Pugar Istana Siak

Advertorial

Pascaambruknya Tangsi Belanda, Tim Kemenbud Turun ke Siak

Advertorial

Biaya Perawatan Korban Ambruk Lantai Dua Tangsi Belanda Ditanggung Pemkab

Advertorial

HPN 2026 Banten, Karya Tulis Kemah Budaya Wartawan dan Sastrawan akan Dibukukan