Pemkab Siak Terima Penghargaan Nirwasita Tantra

Harijal - Kamis, 21 Juli 2022 19:03 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/07/2dbf81072022_untitled6.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Foto: Diskominfotik Siak

SIAK, kabarmelayu.com - Bupati Siak Alfedri menerima penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Penghargaan tersebut diterimanya, karena dinilai berhasil dalam merumuskan kebijakan terkait penyelamatan lingkungan.

Anugerah Nirwasita Tantra Tahun tersebut diserahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Alue Dohong di Auditorium Dr. Ir. Soejarwo Gedung Manggala Wana Bakti Jakarta, Rabu (20/7/2022).

“Penghargaan Nirwasita Tantra kategori dari kementerian LHK tersebut merupakan bentuk penilaian pemerintah atas implementasi kebijakan penyelamatan lingkungan dari kerusakan, salah satunya kita punya Perda kabupaten Siak Hijau”kata Bupati Alfedri di temui usai acara.

Dipilihnya kabupaten Siak sebagai penerima piagam Nirwasita Tantra Karena dianggap Bupati Alfedri selama memimpin berhasil merumuskan dan menerapkan kebijakan sesuai prinsip metodologi pembangunan berkelanjutan sehingga mampu memperbaiki kualitas lingkungan hidup di daerah.

Salah satunya kabupaten Siak telah memiliki peraturan daerah (Perda) tentang Siak Kabupaten Hijau. Kabupaten hijau yang dimaksud mendorong prinsip-prinsip kelestarian dan berkelanjutan dalam pemanfaatan sumberdaya alam (SDA) dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Perda Siak Hijau lahir, adanya kerjasama dengan LSM lingkungan yang tergabung dalam Sodagho Siak. Kelanjutannya, kampanye Siak Investasi Hijau,” kata dia.

Kebijakan Siak Hijau dianggap sebagai satu model pembangunan di level kabupaten yang dapat menjadi solusi terkait persoalan lingkungan sekaligus persoalan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

”Agar gambut kita terjaga, masyarakat tidak hanya menanam sawit, namun masyarakat bisa jaga gambut dengan budidaya ikan gabus, yang memiliki nilai ekonomis, tanam nenas dan sagu sebagai pendamping makanan pokok beras yang di tanam di lahan gambut”ungkapnya.

Tidak itu saja, kata dia, pemkab Siak sedang mendorong warga yang memiliki tanah obyek reformasi agraria (tora) untuk di tanam-tanaman holtikultura seperti jagung, padi, buah haga dan kopi.

Anugrah Nirwasita Tantra tahun ini di selengarakan ke 40 tahunnya. Diberikan kepada daerah yang berhasil merumuskan kebijakan terkait penyelamatan lingkungan.(inf/siak)

Berita Terkait

Advertorial

Kemelut Riau Pos Grup, Rida K Liamsi Mengaku Diperlakukan Tak Adil

Advertorial

Pemko Gandeng Kader PKK Jaring Anak Putus Sekolah di Pekanbaru

Advertorial

Sempat Menghilang, Bupati dan Sekda Kuansing Tiba di Gedung Merah Putih KPK Malam Ini

Advertorial

Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino

Advertorial

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Masih Menghilang

Advertorial

41.578 Personel Polri Naik Pangkat, 87 Perwira Tinggi