Wujud Solidaritas Kebangsaan, TNI Bersama UAH Care Bangun Harapan Pasca Bencana Aceh

Redaksi - Minggu, 15 Februari 2026 19:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/02/_6077_Wujud-Solidaritas-Kebangsaan--TNI-Bersama-UAH-Care-Bangun-Harapan-Pasca-Bencana-Aceh.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI
kabarmelayu.comACEH - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Ustadz Adi Hidayat dan Utusan Khusus Presiden menghadiri acara penyerahan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana yang diinisiasi UAH Care, bertempat di Dusun Al-Ihsan, Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan penyerahan secara simbolis Unit Hunian Sementara (Huntara), bantuan pembangunan Balai Warga, bantuan renovasi rumah dan masjid kepada warga terdampak bencana.

Selanjutnya, rombongan meninjau langsung pilot project ketahanan pangan berupa tanaman padi–kolam ikan. Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan bantuan berupa 50 ekor sapi untuk masyarakat yang melaksanakan tradisi meugang, yaitu budaya masyarakat Aceh memasak dan menyantap daging sapi secara bersama-sama untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Dalam sambutannya, Kapuspen TNI terlebih dahulu menyampaikan empati dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana yang menimpa masyarakat setempat khususnya Aceh Tamiang, seraya menegaskan bahwa kehadiran TNI merupakan wujud tanggung jawab serta solidaritas kebangsaan dalam mendampingi masyarakat di masa pemulihan pascabencana.

Lebih lanjut, Kapuspen TNI menekankan bahwa upaya bantuan TNI tidak berhenti pada tahap tanggap darurat semata, melainkan berlanjut hingga proses pemulihan dan pendampingan masyarakat.

"Kami dari TNI tidak berhenti untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di sini," ujarnya.

Menutup sambutannya, Kapuspen TNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergandeng tangan, menjaga kepedulian, dan memperkuat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam menghadapi bencana.

"Ini adalah salah satu bentuk kepedulian warga negara Indonesia lain, yg juga merasakan apa yang Bapak2, Ibu2 dan Saudara2 rasakan. Mudah-mudahan ini bisa terus kita lakukan, kami dari TNI selalu siap untuk membantu," pungkasnya.

UAH Care merupakan program sosial dan kemanusiaan yang diinisiasi oleh Ustadz Adi Hidayat. Program ini berfokus pada penyaluran bantuan kemanusiaan, mulai dari paket pendidikan, logistik kebencanaan, hingga pembangunan infrastruktur seperti masjid dan Huntara, sebagai wujud kepedulian umat khususnya bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Provinsi Aceh.

Penyerahan Huntara, Balai Warga, perbaikan fasilitas ibadah Masjid, pendidikan dan pemberian bantuan kemanusiaan ini diharapkan menjadi bagian pemulihan yang berkelanjutan bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Kehadiran TNI dan UAH Care di tengah masyarakat juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam pemulihan pascabencana, dengan senantiasa berdampingan dan bergotong royong bersama rakyat dalam misi kemanusiaan.

Autentikasi: Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi


Tag:

Berita Terkait

TNI/Polri

PWI dan IPB Siapkan Program Beasiswa S2 bagi Wartawan Indonesia

TNI/Polri

Pekanbaru Status Siaga Darurat Bencana Karhutla

TNI/Polri

SF Hariyanto Ingin Pembangunan Fisik di Sekolah Dilaksanakan OPD Teknis

TNI/Polri

Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang

TNI/Polri

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Bangko Pusaka-Menggala Sakti Rohil Masuki Tahap Pengecoran dan Pengelasan Besi Baut

TNI/Polri

Syahrial Abdi: Membangun Riau Tak Cukup dengan Kekayaan Alam