Kawal stok dan Harga Pangan, Wawako Pastikan Stabilitas Pasar Pekanbaru Jelang Nataru

Redaksi - Kamis, 18 Desember 2025 12:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/12/_6667_Kawal-stok-dan-Harga-Pangan--Wawako-Pastikan-Stabilitas-Pasar-Pekanbaru-Jelang-Nataru.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Wawako Pekanbaru saat meninjau gudang Bulog, memastikan ketersediaan stok pangan.(Foto: Diskominfotik)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pengawasan harga dilakukan untuk memastikan perayaan Nataru berjalan aman dan lancar dari berbagai aspek, termasuk stabilitas pangan.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan komitmen tersebut saat melakukan peninjauan langsung ke Pasar Cik Puan bersama jajaran Polresta Pekanbaru, Rabu semalam.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok kerap terjadi menjelang akhir tahun seiring meningkatnya permintaan masyarakat. Kami ingin memastikan harga-harga di pasar tetap terkendali dan pasokan pangan tersedia. Sehingga, masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga yang tidak wajar," katanya.

Secara umum, harga bahan pokok di Pasar Cik Puan masih pada kisaran normal. Bahkan, beberapa komoditas tercatat mengalami penurunan harga.

"Salah satunya cabai merah yang sebelumnya mencapai Rp80.000 per kilogram. Kini, harga cabai merah turun menjadi sekitar Rp70.000 per kilogram," ucapnya.

Namun demikian, Markarius mengakui terdapat kenaikan harga pada komoditas tertentu, seperti ayam dan ikan laut. Kenaikan harga ikan laut disebabkan terganggunya pasokan dari daerah pemasok utama seperti Sibolga dan Padang, akibat akses distribusi yang sementara tertutup karena banjir dan longsor.

"Berkurangnya pasokan ikan laut berdampak pada kenaikan harga. Untuk itu, kami mendorong masyarakat beralih sementara ke sumber protein lain yang tersedia di daerah, seperti ikan patin dan ikan nila yang berasal dari Riau," ucap Markarius.

Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah antisipatif berupa operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat.

"Mudah-mudahan kondisi harga ini dapat bertahan dan tidak mengalami kenaikan yang ekstrem. Dengan begitu, masyarakat tetap terbantu dan kebutuhan selama Nataru dapat terpenuhi," ucapnya.

DI hari yang sama, Wawako bersama jajaran Polresta Pekanbaru juga meninjau Gudang Bulog. Peninjauan ini guna memastikan ketersediaan stok pangan jelang Nataru.


Tag:

Berita Terkait

TNI/Polri

Dari Ladang Kandis, Harapan Swasembada Pangan Terus Tumbuh

TNI/Polri

Empat Titik Pasar Murah di Pekanbaru Pekan Ini, Satu di Kampar

TNI/Polri

HUT RI, Ditlantas Polda Riau Bagikan Sembako, Helm SNI dan Konvoi Bersama OJOL

TNI/Polri

Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri 2026

TNI/Polri

Pekan Ini Operasi Pasar Murah Pemprov Riau di Pekanbaru dan Siak

TNI/Polri

Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional