Lanal Dumai dan Koarmada I Gagalkan Pengiriman 17 PMI dan 24 WNA ke Malaysia

Redaksi - Senin, 02 Desember 2024 11:06 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/12/_1536_Lanal-Dumai-dan-Koarmada-I-Gagalkan-Pengiriman-17-PMI-dan-24-WNA-ke-Malaysia.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim Fleet One Quick Response Lanal Dumai dan Satgas Opsintelmar Koarmada I menggagalkan aksi penyelundupan 41 manusia di perairan Dumai.(Foto: Ist)
PEKANBARU- Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai bekerja sama dengan Satgas Opsintelmar Koarmada I berhasil menggagalkan aksi penyelundupan 41 manusia di perairan Dumai, Riau, tujuan ke Malaysia, pada Sabtu (30/11/2024).

Puluhan manusia itu, terdiri dari 17 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural, sedangkan 24 orang lainnya adalah warga negara asing (WNA) asal Banglades.

Dalam operasi ini tim gabungan turut mengamankan dua orang pelaku yang diduga yang akan memberangkatkan mereka yakni YN (43) warga Bangkinang dan BH (39) warga Dumai.

Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, dalam keterangannya menjelaskan, penggagalan penyelundupan manusia ini berawal dari laporan intelijen mengenai aktivitas penyelundupan di pesisir Pantai Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Tim gabungan terdiri dari tim darat dan laut langsung bergerak ke lokasi, tempat diinformasikan akan ada pengiriman PMI ilegal dan WNA ke Malaysia, di Pesisir Pantai Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

Momen yang ditunggu akhirnya tiba, pada Sabtu sore tim darat di sekitar Pantai Pelintung mencurigai sebuah mobil Xenia hitam nomor polisi B 1841 PIZ, sedang menurunkan penumpang.

Hasil pengecekan, 10 orang yang turun dari mobil tersebut ternyata WNA asal Bangladesh yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia.

Tim gabungan melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan 17 calon PMI non-prosedural serta 14 WNA Bangladesh lainnya yang sudah bersiap untuk diberangkatkan.

"Dalam operasi ini, satu pelaku yang bertindak sebagai pemandu (guide) turut diamankan," kata Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.

Boy mengatakan, dua pelaku utama yakni pemandu (guide) dan supir telah diserahkan ke Polres Dumai untuk proses hukum lebih lanjut.

"Untuk calon PMI dan WNA diserahkan ke P4MI Dumai dan Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk pendataan dan tindakan sesuai aturan yang berlaku," jelas Kolonel P Boy.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

TNI/Polri

Polisi Amankan 29 Korban TPPO Berbayar Belasan Juta di Dumai

TNI/Polri

Polres Dumai Gagalkan Penyelundupan 63 PMI Ilegal dan 7 WNA ke Malaysia

TNI/Polri

Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal l di Inhil Diamankan

TNI/Polri

Pasutri di Bengkalis Diduga Terlibat TPPO, 5 Pekerja Migran Ilegal Diamankan

TNI/Polri

Polres Bengkalis Bongkar Sindikat Perdagangan Manusia

TNI/Polri

Produksi Melimpah, Mentan Heran Penyelundupan Beras Masih Marak